Coba

#htmlcaption1 Infeksi jamur merupakan penyakit kulit yang mengganggu penampilan setiap orang, terutama pada bagian yang terlihat oleh orang lain. Lesi dari infeksi jamur memiliki beberapa macam variasi dari satu lesi atau banyak dan berbentuk lingkaran cincin ataupun bersisik. Infeksi jamur memiliki beberapa macam sesuai dengan tempat infeksi yaitu Tinea pedis, Tinea cruris, Tinea corporis, Tinea versicolor, Tinea unguinum, dan Tinea capitis Terdapat 2 cara terapi pengobatan untuk infeksi jamur yaitu terapi non-obat dan obat yang memiliki tujuan untuk menghilangkan gejala dan keluhan pasien.

Minggu, 30 Oktober 2016

Kita Harus Tahu Penyebab Terjadinya Infeksi Jamur


Untuk menghindari infeksi jamur pada kulit ini, kita harus mengenali penyebab-penyebabnya. Infeksi jamur merupakan penyakit kulit kedua setelah acne yang banyak diberitakan. Infeksi jamur yang biasanya muncul adalah tinea pedis (Kutu air), tinea corporis (Kadas/Kurap), tinea cruris (jamur pada selangkangan) dan tinea versicolour (Panu). Berikut beberapa penyebab terjadinya infeksi jamur:
  1. Infeksi jamur disebabkan oleh beberapa species yaitu Trichophyton, Microsorum Epidermophyton dan candida
  2. Perpindahan jamur dapat disebabkan oleh kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi walaupun kebanyakan infeksi terjadi karena kontak antara orang dengan orang.
  3. Kurang terjaganya kebersihan badan dan lingkungan.
  4. Seseorang yang mempunyai masalah kesehatan dan atau sedang menjalani terapi pengobatan yang menurunkan system imun (daya tahan tubuh).
  5. Faktor lingkungan seperti iklim dan adat kebiasaan dapat mempengaruhi perkembangan penyakit.

selain itu ada beberapa hal perlu diketahui oleh masyarakat yang dapat memperparah keadaan dari sebuah infeksi jamur yaitu :
- Pemakaian baju berkeringat terlalu lama
- Lipatan kulit pada tubuh
- Lingkungan yang lembap dan panas
- Sirkulasi lingkungan yang tidak baik
- Penggunaan kolam renang umum
- Jalan tanpa alas kaki
- Orang yang terkena penyakit diabetes melitus
- Gizi buruk, dan
- Penurunan daya tahan tubuh  

(Burns et al., 2016; Blenkinsopp et al., 2014; BPOM RI, 2012) 

Daftar Pustaka:
Blenkinsopp, A., P. Paxton., and J. Blenkinsopp. 2014. Symptomps in The Pharmacy: A Guide to Management of Common Illnes.  7th Edition. United Kingdom: Blackwell Publishing Ltd.

BPOM RI. 2012. Seri Swamedikasi 6: Infeksi Jamur Pada Kulit. InfoPOM. Vol 13 (6). pp:  9-11.  

Burns, M. A. C., T. L. Schwinghammer, B. G. Wells., P. M. Malone., J. M. Kolesar. and J. T. Dipiro. 2016. Pharmacotherapy: Principles and Practice. 4th Edition. New York: McGraw-Hill Education 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar